Box Three

Pasar forex adalah pasar yang berubah dengan cepat. Pergerakan itu sendiri dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tidak heran jika ada begitu banyak situasi yang bisa terjadi di pasar uang paling likuid di dunia. Salah satu syaratnya adalah pasarnya datar atau biasa dikenal dengan banyak istilah seperti pasar mati, sisi jauh dan sebagainya. Menurut sumber broker forex terbaik kondisi tersebut menggambarkan periode ketika harga berada pada posisi yang sama dan nyaris tidak bergerak.

Dalam beberapa kasus, situasi seperti ini dapat berdampak negatif bagi para trader forex, terutama bagi trader dengan modal kecil. Meski begitu, bukan berarti Anda tidak bisa berdagang dalam kondisi pasar seperti ini. Selama Anda tahu caranya, Anda tetap bisa untung dari trading dalam kondisi pasar yang datar. Untuk itulah, kali ini kita akan membahas bagaimana cara bertransaksi forex dengan aman pada saat pasar datar, yuk simak caranya di bawah ini:

Identifikasi model pasar

Cara ampuh yang sering diabaikan saat berdagang di pasar datar adalah dengan mengidentifikasi pola harga. Model harga ini dapat digunakan untuk memaksimalkan potensi jual beli. Lebih lanjut, model pricing juga dapat membantu menentukan harga beli dan kisaran target sehingga trader forex dapat menentukan area yang tepat untuk mendapatkan keuntungan.

Untuk itu, langkah ini perlu dilakukan secepatnya agar Anda bisa menentukan apakah pasar harus dijajaki atau tidak. Kondisi pasar flat sendiri terbagi menjadi dua yaitu sideways dan unstable. Sideaway adalah model pasar yang masih bisa dianalisis, sedangkan blurry tidak menawarkan peluang yang baik karena harga bergerak bergejolak.

Menggunakan area support dan resistance

Terkadang ada situasi di mana harga bergerak di antara area support dan resistance selama berhari-hari. Dalam situasi ini, Anda dapat mengambil keuntungan dan memilih posisi panjang di area support atau membuka posisi pendek di resistance. Jika ada kemungkinan harga akan bergerak melalui breakout maka resiko dan kerugian yang bisa terjadi juga bisa diminimalisir dengan menggunakan stop loss di atas atau di bawah area resistance atau support area. Ini adalah langkah yang tepat, agar tidak mengalami banyak kerugian.

Namun ada kalanya harga bergerak menuju breakout dan menembus area resistance atau support. Ketika itu terjadi, ada langkah-langkah yang perlu diambil untuk mendapatkan keuntungan. Misalnya, bagaimana Anda melakukan pembelian di area “celup”. Saat harga berubah, Anda juga perlu menghentikan kerugian. Jangan lupa untuk menyertakan take profit juga.

Masuk pasar selama pemulihan

Saat pasar sedang datar, pergerakan harga bisa naik turun dengan mudah. Anda dapat memasuki posisi jika terjadi pembalikan atau kenaikan harga. Tentunya perlu anda ketahui kapan harga akan naik agar bisa menghasilkan keuntungan. Anda dapat mengidentifikasi lonjakan ini dengan mencari sinyal masuk dalam pola harga dengan mengidentifikasi support dan resistance.

Berdagang menggunakan analisis pada indikator teknis

Untuk berdagang saat pasar sedang datar, salah satu indikator yang tepat untuk digunakan adalah indikator osilator. RSI dapat menjadi contoh osilator yang dapat digunakan di pasar datar. Anda dapat mengikuti analisis pada level overbought dan oversold, kemudian menempatkan opsi berdasarkan momentum pergerakan harga.

Misalnya, ketika harga mencapai level overbought, Anda dapat memilih opsi “put” sedangkan opsi “call” dapat ditempatkan setelah harga mencapai oversold. Pada indikator RSI, poin overbought biasanya berada di level 70. Untuk poin oversold biasanya di level 30.

Selain RSI, Anda juga dapat menggunakan osilator lain untuk menganalisis kondisi pasar yang datar. Misalnya seperti Stochastic dan MACD. Meski secara operasional keduanya sama, untuk mengukur momentum pergerakan harga saat pasar sedang flat, namun masing-masing indikator tentunya memiliki tampilan dan nuansa yang berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *