Box Three

Selain memperkenalkan kecanggihan kamera 360 derajat barunya, GoPro Max, GoPro juga dikenal dengan sekuel kamera aksi Hero 7 terbarunya, yang disebut Hero 8 Black. Diketahui bahwa GoPro Hero 8 Black sendiri 14 persen jauh lebih ringan jika dibandingkan dari pendahulunya. Selain itu, kamera ini memiliki fitur sensor 12 MP yang dapat mengambil foto bahkan dalam cahaya rendah. Selain itu, GoPro juga menghadirkan fungsi HyperSmooth 2.0, fungsi stabilisasi video yang membuat rekaman video lebih stabil. Hal ini tentu saja menjadikan kamera aksi menjadi target bagi konsumen, terutama penyuka kamera aksi.

GoPro Hero 8 Black sendiri tidak hanya hadir dengan peningkatan kualitas rekaman video. Kamera aksi ini dikenal memiliki fungsi reduksi derau angin yang dapat mengurangi derau angin saat kamera digunakan untuk memotret dengan kecepatan tinggi. Tentu saja kamera aksi ini juga telah memutuskan untuk tahan air, sama seperti seri GoPro sebelumnya. Kamera ini dikenal bisa bertahan di air hingga kedalaman 10 meter. Untuk harganya sendiri, harga GoPro Hero 8 Black dengan harga USD 399, atau setara dengan Rp. 5,7 juta. Kamera ini akan tersedia di pasaran mulai 15 Oktober 2019.

GoPro telah resmi merilis dua kamera aksi baru, GoPro Hero 8 Black dan GoPro Hero Max. Dikutip dari CNET, tidak seperti pendahulunya GoPro Hero 8, ia memiliki lensa yang dibuat oleh Gorilla Glass. Materi ini mengklaim bahwa Hero 8 dua kali lebih tahan terhadap kaca dalam mode Hero sebelumnya. Dari segi fungsi, Hero 8 memiliki stabilisasi gambar yang dikatakan ‘halus’. Alasannya adalah bahwa kamera aksi ini disimulasikan oleh fungsi HyperSmooth 2.0, pembaruan dari Hero 8. Dengan pembaruan fungsi ini, GoPro mengklaim bahwa pengguna yang membuat getaran video atau gerakan yang tidak diinginkan menjadi hampir tidak terlihat.

HyperSmooth juga dapat digunakan di semua resolusi dan frame rate. Pengguna tidak perlu memilih resolusi tertinggi atau frame rate lagi. Selain HyperSmooth, fungsi Time Warp juga menerima pembaruan 2.0. Mode selang waktu gerak GoPro yang satu ini sekarang dapat secara otomatis menyesuaikan kecepatan berdasarkan adegan, gerakan, dan jumlah pencahayaan yang dimiliki pengguna. Perubahan penting dalam Time Warp 2.0 pada GoPro Hero 8 dibandingkan dengan GoPro Hero 7 adalah bahwa pengguna dapat mengetuk atau menyentuh layar untuk dapat mempercepat dan memperlambat waktu.

GoPro menambahkan setidaknya empat pintasan yang dapat diprogram pada layar. Dalam hal fungsi foto, LivePurst adalah tambahan yang menarik untuk GoPro 8. Sekilas, fitur ini terlihat seperti iPhone pada foto langsung. Pengguna dapat membuat 3 detik video melalui 90 frame individu pada kamera atau dalam aplikasi GoPro yang diperbarui dan memilih bingkai untuk foto. TechRadar menulis dalam ulasannya bahwa GoPro Hero 8 diklaim sebagai yang terbaik di kelasnya. TechRadar percaya bahwa GoPro Hero 8 memiliki kelemahan, yaitu kualitas gambar dan kinerja rendah ketika cahaya tidak memenuhi syarat, meskipun kamera HDR 12 megapiksel ini dikatakan bekerja dengan baik dalam cahaya rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *