Box Three

Hasil yang diraih Manchester City pada pekan kelima Premier League 2019/20 cukup mengejutkan. Dikutip dari CloverQQ pasukan Pep Guardiola secara mengejutkan kalah 2-3 melawan tim promosi, Norwich City. Karena kekalahan ini, Man City terpaut lima poin dari pemuncak klasemen Liverpool.

Tak lama kemudian, Sergio Aguero dan kawan-kawan bangkit kembali dari kekalahan tersebut. Dengan bertandang ke markas Shakhtar Donetsk di hari pertama kualifikasi Liga Champions tengah pekan lalu, Man City berhasil mengalahkan tuan rumah dengan tiga gol meleset.

Akhir pekan ini Man City akan menjamu Watford di Stadion Etihad. Sebelum pertandingan, Guardiola menjelaskan kepada timnya bahwa mereka harus segera melupakan kemenangan di Ukraina. Pemain harus segera fokus pada pertandingan melawan Watford agar tidak ada lagi poin yang hilang.

Di atas kertas, Man City sangat ingin menang atas Watford. Meski sangat percaya diri setelah sukses menahan imbang Arsenal di pekan kelima, Watfrod punya rekor buruk saat melawan Man City.

Dari 10 pertandingan Liga Inggris, Watford tidak pernah mengalahkan Man City (delapan pertandingan kalah, dua kalah). Pertemuan terakhir kedua tim juga di Piala FA musim lalu, gol Ben Foster dicetak oleh enam gol anak buah Guardiola.

Selain itu, gol Watford selalu kebobolan oleh setidaknya dua atau lebih gol dari Aguero dan rekan satu timnya. Beban berat kembali menghampiri Watford saat melihat hasil pertandingan Man City dari enam laga terakhirnya saat bermain di kandang sendiri. Selama itu, City selalu bisa menang di semua kompetisi.

Meski berhasil membawa Watford ke intinya saat menghadapi Arsenal di pekan kelima, manajer Quique Sanchez Flores tetap optimistis dan mengetahui situasi timnya sendiri.

Kekalahan Aymeric Laporte yang cedera dan John Stones membuat Guardiola tidak punya pilihan lain sebagai bek tengah. Pelatih asal Spanyol itu langsung mengutus Fernandinho untuk mengisi kekosongan Laporte atau Stones.

Fernandinho, yang ditugaskan oleh Guardiola untuk menghadapi Shakhtar Donetsk, tidak ada masalah. Ia mengaku sudah dilatih sebagai bek tengah sejak awal musim.

Bersama Nicolas Otamendi, Fernandinho berhasil mencegah pertahanan City kebobolan gol di Ukraina. Berdasarkan statistik WhoScored, Shaktar hanya mampu melepaskan enam tembakan dan hanya satu gol. Selanjutnya, dia direkam saat melakukan dua interseptor.

Meski posisinya sebagai bek tengah, Fernandinho tetap berperan membangun serangan. Dalam pertandingan melawan Shakhtar, pemain Brasil itu membuat 84 gol dan 80 operan. Ia menjadi pemain pertama saat Man City melakukan serangan defensif ke dalam sistem permainan Guardiola.

Pep sebelumnya menyebut Fernandinho adalah pemain yang tepat untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Laporte. Baginya, pemain Brasil itu adalah pemain yang berpengalaman, cerdas, dan cerdas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *